Tampilkan postingan dengan label scenery. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label scenery. Tampilkan semua postingan
Rabu, 04 April 2012
Trakindo!
Yeah. Ini mungkin salah satu postingan yang gak jelas (seperti kebanyakan postingan lain di blog ini, XD). Berikut adalah foto saya yang sedang memakai jaket Trakindo dari Mas Nitnot. Sekalian sebagai bukti buat para Bloofers khususnya Kang Qefy dan Kang Aul, bahwa saya juga memakai jaket yang sama. Suatu saat jika kita ketemu, kita harus memakainya agar terlihat kembar tiga. Ha!
Rabu, 20 April 2011
Ini bukan kopdar kok, CUMA jalan-jalan ^^
Semalam tadi saya tak mimpi apa-apa. Inginnya memimpikan, sekadar membayangkan, bagaimana rasanya jika saya melewati hari ini.
Sungguh tak biasa. Sudah bertahun-tahun, saya tak seperti ini: mandi sebelum pukul enam pagi! Tahu, apa alasannya? Sebenarnya sangat biasa, karena saya akan jalan-jalan bersama teman-teman. Tapi, ini menjadi tak biasa (tak biasa = istimewa) karena teman-teman yang saya maksud adalah Bloofers Makassar! *lompat-lompat
Bagi saya, rencana jalan-jalan ini berawal dari sebuah “kecelakaan”. Saat itu, saya bersama salah satu Bloofer―Kak Pipi, janjian untuk hunting buku di Gramedia. Nah, karena saya memang orangnya suka iseng dan membuat orang iri (hehe), saya mengusulkan ke Kak Pipi untuk menghebohkan rencana ini ke grup Bloof. Sebenarnya, niat saya mulia (wakakak *ketawa guling), siapa tahu ada teman Bloofer Makassar yang bisa ikutan. Kan jadinya kita bisa ketemu lagi setelah sekian lama berpisah (haha, padahal baru sepekan yang lalu kita kopdar. Kisahnya bisa dibaca disini postingan-postingan sebelumnya). Ternyata, respon Bloofer Makassar sangat mengejutkan! Khususnya Mas NitNot. Kakak kami ini justru mengajak kami jalan-jalan ke Bendungan Bili-Bili buat foto-foto. Cihui! Langsung saja, tanpa mikir-mikir, saya bilang: mauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu….!!! (“u” nya kebanyakan ya?). Yes! Mas Nit Not yang baik hati itu bersedia (baca: mengajukan diri) menjadi fasilitator. Itu artinya, kita bakal ke Bili-Bili dengan mobilnya Mas Nit Not. Itu artinya, kita kesana tak pakai ongkos! Haha.
Akhirnya, jalan-jalan lagi! Bareng Bloofers! Saya suka jalan-jalan! Saya suka Bloofers! ^^
Kembali ke persiapan sebelum berangkat.
Saat saya asyik-masyuk mondar-mandir kesana-kemari mirip setrikaan, tiba-tiba Kak Pipi sms. Katanya, Mas Nit Not sudah start dari Sudiang. Apaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!??? Ekspress banget Mas Nit Not. Tapi sebenarnya, tak salah juga. Kita memang janjian ketemuan di pintu 1 pukul enam pagi. Jadilah, saya terburu-buru seperti biasa, hehe. Dan dengan berbagai alasan (sebenarnya cuma satu: pete-pete kampus belum pada nongol *padahal saya merasa karena saya terlambat), dijemputlah saya oleh Mas Nit Not, Kak Pipi dan Eka. Perasaan dingin di badan tiba-tiba hilang karena melihat senyuman hangat mereka (halah, gombal, euy!). Selamat paaaagiiiii! :D
Segara meluncur. Masih ada Bloofer lain yang bakal dijemput: Halim Si Cyber, Lathifah, Fadli dan Gafur. Rupanya Mas Nit Not adalah fasilitator yang baik. Buktinya, di dalam mobil sudah tersedia roti dan minuman. Kirain, nasi kuning, hehe. Hm, pagi-pagi belum sarapan, akhirnya makan roti. Seeeedaaaaap! Oishi! Makasih baaaaanyaaaaak yaaaa, Mas Nit Not… ^^
Jalanan pagi lumayan sepi. Saya sangat suka jalanan yang seperti ini, karena itu berarti kita bisa balapan, dan yang lebih penting, dunia terasa milik empat orang yang di dalam mobil (haha).
Alur perjalanan yang pertama adalah Jalan Pongtiku, tempat Halim bersemayam (hehe). Di Pongtiku, rupanya Halim belum muncul-muncul. Cukup lama kami menunggu. Saya curiga, mungkin Halim tidur lagi (hehe). Dan, Halim datang. Kami menuju lokasi selanjutnya: Coto Dewi. Kenapa di Coto Dewi? Karena disana ada Lathifah yang menunggu kami sambil makan coto gara-gara kami kelamaan (bayangin, makan coto pagi-pagi, haha). Lathifah sudah ditemukan (emang korban penculikan?), selanjutnya giliran Fadli dan Gafur. Dan kami menemukan mereka di seberang lampu merah (tolong jangan berpikiran negatif ya, mereka orang baik-baik kok, haha).
Jalan…dan jalan…
Setelah hampir kesasar, akhirnya kami sampai di lokasi. Tempatnya, subhanallah! Indaaaaaaaaaaaaaaaaah sangat! Huwaa, senangnya! :D
Karena belum makan, kami memutuskan untuk makan dulu sebelum berkeliling untuk mengabadikan gaya-gaya keren kami (huek). Dan betapa senangnya, Kawan. Saya menemukan sesuatu yang selama ini saya cari: IKAN NILA BAKAR! Horrrreeee! *jingkrak
Nah, sepertinya saya sudah lelah bercerita. Speechless. Mungkin saking senangnya dengan semua yang terjadi hari ini. Biar lebih afdhol, cekidot gambarnya saja ya. Oke?
Salam satu jiwa untuk para Bloofers sedunia: Indonesia, Sudan, Amerika dan… (dimana lagi ya?)
Roti dari Mas NitNot
Tempatnya indah, kan? Ada perahu di tengah sana.
Tiga Ranger: Ranger Gafur, Ranger NitNot, Ranger Fadli ^^
Dua jagoan beraksi: Mas NitNot dan Hasan Cakep. Dua penjahatnya di belakang: Fadli dan Gafur
Bloofers versi lengkap
Korban dan pelaku
Mas NitNot bilang, kita salah jurusan. Seharusnya, jadi model semua, haha.
Pose keren! :D
• Kenapa Mas Nit Not pengen jalan-jalan terus bareng Bloofers? Karena masa cuti beliau akan segera berakhir. Beberapa hari lagi akan kembali ke tempat kerja di Sumbawa
• Bloofers Makassar yang pernah kopdar di Popsa tapi tidak datang: Kak Yuni, Kak Arman, Kak Anto.
• Untuk Bloofer Bandung, Jakarta, Aceh, Jogja, dan yang lain: ayo, ikuti langkah kami! Hehe.
Senin, 11 April 2011
Yang Dikenang Saat Kopdar Bloofers
ini suratnya bang qefy, yang dibacain mbak patmah :)
buku-buku yang dikumpulin Bloofer
disini tongkrongannya :)
wah, kurang dua orang nih: Kak Arman dan Halim
ini sunset belakang Popsa... :)
Oke. That's all, Folks. Yang jelas, ngumpul bareng Bloofers gak terlupakan deh. Semoga pertemanan ini bermanfaat untuk siapapun. Bye!
-Hasan Cakep-
Langganan:
Postingan (Atom)








